Kemenag Daerah Genjot Sosialisiasi Waspada Umrah Murah



Pasaman (Sinhat)--Ke­pala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabu­paten Pasaman Abdel Haq, meminta masyarakat me­was­padai memilih biro perjalanan dan penyelenggara umrah ilegal. 
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Pasaman, Abdel Haq, menyebutkan, bagi ma­sya­rakat yang ingin menggu­nakan jasa biro perjalanan atau penyelenggara umrah agar terlebih dahulu mela­kukan pengecekan apakah biro perjalanan tersebut ter­daftar atau tidak. 
“Waspada terhadap biro perjalanan umroh perlu dila­kukan agar masyarakat terhin­dar dari penipuan, yang ten­tunya dapat merugikan warga, sebab itu, hal ini perlu diper­hatikan dengan baik oleh semua masyarakat yang ingin berangkat umrah,” kata Ab­del dikutip dari haluan, Jumat (05/02/2016).
Ia menambahkan, hal ini untuk menghindari kejadian penipuan yang terus terjadi, seperti ditelantarkan atau gagal berangkat. “Agar tidak kejadian, mereka kita minta untuk cek travel umrah. Agar tak tertipu nantinya, seperti yang marak terjadi,” jelasnya.
Kantor Kemenag Kabupaten Pasaman bakal kawal ketat perusahaan yang memberangkatkan perjalanan umrah yang beroperasi dida­erah setempat. 
Jika ditemukan peru­saha­an yang ilegal, maka pihak Kemenag Pasaman tidak se­gan-segannya memper­kara­kan ke pihak kepolisian. Hal tersebut dikatakan Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Tohar Mukti, Senin (14/12/2015).  
“Ini pesan dari Direktur Pembinaan Haji dan Umrah Muhajirin Yanis beberapa waktu lalu, bahwa Ke­men­terian Agama akan mengin­tensifkan sistem pengawasan langsung secara rutin pada seluruh bandara keberang­katan.
Sebelum sampai ban­dara, tentu kita kawal ketat kegiatannya didaerah,” te­rangnya. 
Ia meminta kepada pihak PPIU untuk taat aturan seba­gai konsensus bersama, se­perti melaporkan jadwal ke­berangkatan, tiba dan pulang serta lapor di tanah air mau­pun di Arab Saudi. 
“Kemenag yang digawangi Subdit Pembinaan Umrah Direktorat Jenderal Penye­lenggaraan Haji dan Umrah akan melakukan pengawasan rutin di setiap bandara pem­berangkatan. Ini untuk me­mastikan bahwa jemaah um­rah diberangkatkan oleh biro pejalanan yang berizin (PP­IU), tandasnya. 
Sementara itu, Kepala Kankemenag Kabupaten Pa­sa­man Abdel Haq, meminta Kasi PHU untuk meng­ingat­kan masyarakat yang ingin pergi umrah, terlebih dahulu memastikan PPIU yang jelas apakah memiliki izin. Jangan sampai tertipu dengan harga murah dan melaporkan segera kepada kepolisian apabila menemukan PPIU beroperasi secara ilegal.
Masyarakat dapat men­daftar kepada penyelenggara umrah yang memiliki izin resmi dari Kemenag, itu dapat dilihat di web haji www.­haji.­keme­nag.go.id.
Abdel Haq  turut meng­ingatkan agar masyarakat lebih dahulu memastikan dan mencatat Lima Pasti Umrah sebelum mendaftar.
Hal itu dinilainya agar tidak terjebak dari tindakan kriminal peni­puan dan gagal untuk berang­kat ibadah umrah. 
Diuraikannya sebelum mendaftar harus pastikan travelnya apakah memiliki izin resmi atau tidak, lalu pastikan jadwal kebe­rang­katan dan kepulangannya dan maskapai penerbangan serta rute penerbangannya, harga dan paket yang la­yanan yang ditawarkannya dengan me­mastikan hak-hak sebagai calon jemaah ter­penuhi se­perti konsumsi, transportasi, manasik umrah dan asu­ransi. 
Selain itu,  pastikan hotel dan wilayah mana lokasi pe­ngi­napan, apakah jarak pengi­napan tidak terlalu jauh dari masjid. Dan yang terakhir pastikan visa diterima  dua tiga hari sebelum kebe­rang­katan, tambahnya. (ar/ar)

Menggapai berkah menuju Baitullah bersama HJTours

Informasi : 
0813 8354 2001
0818 0860 8308
0812 9036 517
Share:

Promo Akhir Tahun Umroh Bersama HJ Tours 4 November 2019

Umroh Berkah 2019 Sembilan Hari Perjalanan Alhamdulillah kami panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT dan sholawat dan salam...

Label

Jumlah Pengunjung Website